04Rukun Islam Keempat

Puasa

Puasa Ramadan adalah kewajiban bagi Muslim yang memenuhi syarat. Puasa melatih ketaatan, kesabaran, pengendalian diri, dan ketakwaan kepada Allah.

1Makna ringkas

Puasa dilakukan dengan menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar sampai terbenam matahari, disertai niat beribadah kepada Allah.

2Hal penting dalam puasa Ramadan

NiatPuasa dilakukan sebagai ibadah karena Allah.
WaktuDari terbit fajar hingga terbenam matahari.
Menjaga diriBukan hanya dari makan dan minum, tetapi juga dari ucapan dan perbuatan buruk.
BerbukaBerbuka ketika matahari telah terbenam sesuai tuntunan Nabi ﷺ.

3Penguat Al-Qur'an

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Allah mewajibkan puasa kepada orang-orang beriman sebagaimana diwajibkan kepada umat sebelum mereka, agar bertakwa.

Rujukan: QS. Al-Baqarah 2:183.

4Hadis sahih

Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa siapa yang berpuasa Ramadan dengan iman dan mengharap pahala dari Allah, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Sumber: Sahih al-Bukhari no. 38; Sahih Muslim no. 760.

5Amalan sederhana

  • Jaga niat karena Allah.
  • Perbanyak membaca Al-Qur'an, doa, dan dzikir.
  • Jaga lisan dan perilaku selama berpuasa.
  • Segerakan berbuka ketika waktunya tiba dan jangan berlebihan.
Ini adalah panduan dasar. Rincian sahur, berbuka, hal yang membatalkan puasa, qadha, fidyah, serta keringanan bagi orang sakit atau musafir sebaiknya dibahas pada panduan tersendiri.